Everyone wants, happiness. No one wants, pain. But you can't have a rainbow without a little rain :*
Kamis, 05 September 2019
RESEP : THAI TEA homemade
1/2 kaleng susu kental manis bendera (biru)
1 sachet krimer bubuk
2 bungkus kecil teh 2 tang
2 kantong teh celup tong tji
es batu yang banyak
cara membuat :
- rebus semua teh dengan 1 liter air, seelah mendidih matikan api, diamkan hingga agak dingin
- masukkan teh, krimer dan susu kental manis dalam wadah, aduk hingga rata (tekstur yang dihasilkan agak kental)
- siapkan gelas, isi dengan es batu, kemudian tuang campuran tadi
- thai tea siap dinikmati
*bisa diganti dengan teh jenis lain yang agak pahit dan berwarna pekat, tong tji untuk citarasa pahit dan 2 tang untuk aroma dan warna
*resep diatas bisa jadi 3 cup ukuran large tergantung banyaknya jumlah es batu
*memilih susu kental manis yang biru karena yang gold terlalu manis
RESEP : BAKSO TUMIS PEDAS
Bahan :
50butir bakso
2siung bawang putih
2butir kemiri
1/2sdt merica bubuk
4sdm kecap manis
cabe sesuai selera
1sdm gula pasir
1sdt garam
2lbr daun salam
minyak untuk menumis
air
Cara membuat :
- blender bawang putih, kemiri, cabe dan sedikit air hingga halus
- panaskan minyak untuk menumis, masukkan bumbu halus
- tumis hingga wangi tambahkan daun salam
- masukkan bakso, beri air hingga bakso setengah tenggelam,tambahkan gula, kecap, garam dan merica
- cicipi, rasa yang dihasilkan pedas manis
- aduk hingga air menyusut, setelah menyusut silakan angkat dan sajikan
*daun salam memberi aroma yang khas
Happy cooking :)
REVIEW : BODY BUTTER HERBORIST matcha milk
Udara lagi kering banget akhir-akhir ini, dan efeknya langsung kerasa di kulit. Kulit jadi gampang kering, bersisik, dan kadang sampai gatel juga. Biasanya aku pakai body butter dari salah satu produk MLM, dan memang enak sih hasilnya, tapi pas dihitung-hitung... kok mahal juga ya kalau buat pemakaian rutin tiap hari.
Akhirnya aku memutuskan untuk cari alternatif yang lebih terjangkau, yang gampang ditemukan juga. Kebetulan pas ke minimarket, aku nemu body butter ini—harganya cuma sekitar 18 ribuan! Aku langsung tertarik karena harganya affordable banget, dan variannya juga banyak. Yang aku pilih adalah Matcha Milk, karena begitu dicium aromanya... sumpah langsung jatuh cinta! Aromanya bener-bener kayak matcha latte di cafe, lembut, manis, calming banget.
Aku pribadi memang lebih suka aroma makanan/minuman karena nggak pernah bikin pusing. Kalau parfum, apalagi yang tajam, biasanya malah bikin kepala nyut-nyutan. Tapi aroma body butter ini beda—lembut tapi tetap awet, bahkan setelah beberapa jam masih bisa kecium samar-samar di kulit.
Dari segi tekstur, awalnya pas diratain ke kulit memang agak lengket, tapi nggak lama—sekitar 1-2 menit—langsung meresap dan nggak bikin gerah. Kelembapannya juga cukup tahan lama, apalagi kalau dipakai habis mandi. Cocok banget buat cuaca kering kayak sekarang.
Karena suka banget sama varian matcha ini, aku jadi penasaran pengen coba varian lain juga. Kayaknya next bakal beli yang coklat atau milk, soalnya aku juga pernah coba lulur varian milk dan wanginya enak banget.
REVIEW : THE ORDINARY niacinamide 10% + zinc 1%
Awalnya aku tahu produk ini dari rekomendasi teman, katanya cukup ampuh buat mengurangi hiperpigmentasi dan bikin pori-pori tampak lebih kecil. Karena penasaran, aku langsung cari-cari di e-commerce. Ternyata harganya masih tergolong terjangkau, apalagi ada juga yang jual sample size—jadi bisa coba dulu tanpa takut rugi.
Aku beli yang ukuran 5 ml, harganya sekitar Rp25.000, dan setelah merasa cocok, akhirnya lanjut beli full size 30 ml, harganya sekitar Rp100 ribuan. Untuk skincare dengan klaim sebagus ini, menurutku masih cukup worth it.
Setelah aku pakai beberapa kali (meskipun jujur belum terlalu rutin dua kali sehari), ini beberapa hal yang aku rasain:
Kelebihan:
-
Produk ini cepat meresap, tapi harus cepet-cepet diblend karena teksturnya ringan dan mudah menyerap
-
Setelah dipakai, kulit jadi terasa lembap, halus, dan ada efek glowing sehat
-
Tekstur kulit terasa lebih rata
-
Kata beberapa orang di sekitar aku, wajah memang terlihat lebih cerah
Kekurangan:
– Produk ini nggak tersedia di toko offline, jadi harus beli lewat online shop
– Menurutku agak boros, karena untuk ukuran 5 ml aja, paling cukup buat 1 minggu lebih sedikit
– Kalau kondisi wajah lagi ada luka atau jerawat yang kebuka, kadang terasa perih atau cekit-cekit pas dipakai
Secara keseluruhan, aku cukup puas. Meskipun belum rutin pakai dua kali sehari, hasilnya udah mulai kelihatan. Kalau kamu lagi cari serum pencerah atau penghalus tekstur kulit dengan harga menengah, ini bisa masuk wishlist kamu banget!
Minggu, 04 Agustus 2019
REVIEW : THE ORDINARY AHA 30% + BHA peeling solution
Awalnya aku tertarik coba produk ini karena ada kata “PEELING”-nya. Secara ya, kalau treatment chemical peeling di klinik kecantikan bisa habis ratusan ribu sekali datang. Jadi waktu nemu versi rumahan kayak gini, langsung penasaran banget.
Aku beli yang share in jar ukuran 5 ml, harganya sekitar Rp40.000. Teksturnya agak kental, warnanya merah pekat—kelihatan cukup "serius" gitu 😅
Cara pakainya juga cukup simpel. Biasanya aku pakai selama 10 menit, lalu dibilas pakai air bersih. Tapi sebelum pakai, wajib banget cuci muka dulu, biar kulit benar-benar bersih dari debu atau sisa makeup. Jangan lupa juga, jangan pencet jerawat dulu sebelumnya, karena kalau ada luka terbuka, pas dipakai bisa terasa perih dan cekit-cekit.
Aku pakai ini dua kali seminggu, dan dari pengalaman pribadi, buat pemakaian pertama kali sebaiknya oles tipis-tipis dulu. Jangan langsung tebal karena bisa bikin kulit kaget, apalagi kalau kamu belum pernah coba chemical exfoliant sebelumnya.
Setelah dibilas, kulit terasa lebih bersih, halus, dan sedikit lebih cerah. Tapi tetap harus diimbangi dengan pemakaian sunscreen keesokan harinya ya, karena peeling kayak gini bisa bikin kulit lebih sensitif terhadap matahari.
Kamis, 16 Mei 2019
RESEP : SEBLAK KUAH (versi seleraku)
Bahan :
- kerupuk (aq pake kerupuk udang karena gampang dicari), rebus setengah matang
- pasta (fusili/ makaroni/ kerang), rebus setengah matang
- telur
- sawi hijau, potong agak besar
- daun bawang, rajang
- bawang putih (untuk 1 porsi aq pakai 1 siung besar)
- cabai
- bawang goreng
- minyak untuk menumis
- gula
- garam
- kecap
- saos sambal
Cara membuat :
- karena merebus kerupuk agak lama, aq pake metode rendam. Jadi kerupuk d rebus dlm air mendidih setelah itu api dimatikan, tunggu hingga agak lunak baru ditumis
- haluskan bawang putih dan cabai
- siapkan wajan, panaskan minyak
- masukkan telur kemudian orak arik (agar telur tidak amis)
- setelah matang, masukkan bumbu halus, tumis hingga harum (kalau terlalu kering bolek ditambah minyak sedikit)
- masukkan air secukupnya, masukkan bumbu (gula, garam, kecap, saos sambal, bawang goreng), aduk hingga rata
- setelah rata, masukkan sawi, daun bawang, kerupuk dan pasta
- cicipi dan koreksi rasa, setelah kerupuk dan pasta lunak boleh disajikan
Happy cooking :)




